Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 Desa Blega Oloh tengah melakukan persiapan sosialisasi inovasi seprai anti nyamuk kepada masyarakat setempat. Seprai anti nyamuk ini merupakan hasil eksperimen mahasiswa KKN yang memanfaatkan bahan alami berupa serai sebagai upaya pencegahan gigitan nyamuk.
Dalam tahap persiapan, peserta KKN Kelompok 3 melakukan serangkaian kegiatan mulai dari pengolahan bahan serai, perendaman kain seprai dengan ekstrak alami, hingga uji coba sederhana untuk melihat efektivitas aroma serai dalam mengusir nyamuk. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kreativitas dan kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan lingkungan masyarakat.
Program seprai anti nyamuk berbahan serai ini dirancang sebagai alternatif ramah lingkungan dibandingkan penggunaan obat nyamuk berbahan kimia. Selain mudah dibuat, bahan yang digunakan juga mudah ditemukan di lingkungan sekitar desa, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh warga.
Ketua KKN Kelompok 3 menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai solusi kesehatan sederhana di rumah tangga. “Ini masih berupa eksperimen, namun kami berharap inovasi ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan potensi alam sekitar,” ujarnya.
Melalui persiapan yang matang, KKN Kelompok 3 berharap kegiatan sosialisasi seprai anti nyamuk berbahan serai ini dapat berjalan lancar serta mendapat respons positif dari warga Desa Blega Oloh.
Program ini juga menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan selama masa pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: Tim IT
Penanggung Jawab: Kordinator KKN Kelompok 3


0 Komentar