Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus dilakukan oleh peserta KKN Kelompok 3 melalui kegiatan pendampingan usaha rumahan milik salah satu warga yang telah memproduksi krupuk puli selama kurang lebih 25 tahun. Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian mahasiswa terhadap pelaku usaha lokal agar terus berkembang dan mampu meningkatkan kualitas produksinya.
Dalam kesempatan wawancara, pemilik usaha krupuk puli tersebut mengungkapkan bahwa usaha yang kini menjadi sumber penghasilan utamanya berawal dari sekadar iseng. Pada awalnya, krupuk yang dibuat hanya untuk dikonsumsi sendiri dan disajikan kepada orang-orang terdekat. Namun, tanpa disangka, banyak yang menyukai bahkan merasa ketagihan dengan rasa krupuk puli buatan beliau.
Melihat respon positif tersebut, beberapa orang mulai meminta untuk dibuatkan kembali hingga akhirnya krupuk puli tersebut mulai dijual ke beberapa toko di sekitar desa. Permintaan yang terus meningkat membuat usaha ini bertahan hingga puluhan tahun dan semakin berkembang dari waktu ke waktu.
Peserta KKN Kelompok 3 turut mendampingi proses produksi serta mengamati perubahan yang telah dilakukan oleh pelaku usaha. Jika sebelumnya seluruh proses pembuatan dilakukan secara manual, kini pemilik usaha sudah menggunakan alat khusus untuk mengiris krupuk sehingga lebih efisien dan hasilnya lebih rapi.
Melalui pendampingan ini, mahasiswa KKN memberikan motivasi serta saran terkait pengemasan dan pemasaran agar produk krupuk puli dapat dikenal lebih luas. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing sekaligus menginspirasi warga lain untuk mengembangkan usaha lokal.
Pendampingan ini menjadi bukti bahwa usaha sederhana yang dimulai dari ketidaksengajaan dapat tumbuh menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan dengan ketekunan, inovasi, dan dukungan bersama.
Penulis: Susanty Khoiri
Penanggung Jawab: Kordinator KKN Kelompok 3

.jpeg)

0 Komentar